Selamat datang di Website Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat
permaskpk@kpk.go.id 085220286677

Informasi

Berita

Thumbnail

Bangun Budaya Antikorupsi, KPK Tekankan Peran Strategis Perguruan Tinggi

Dipublikasikan : 2 jam yang lalu Dibaca : 2

Yogyakarta - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ibnu Basuki Widodo, menyampaikan materi bertema “Membangun Budaya Antikorupsi di Lingkungan Perguruan Tinggi” pada 27 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh 506 sivitas akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan unsur pimpinan.

Dalam paparannya, Ibnu menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai ekosistem pembangunan bangsa melalui pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Kampus bukan hanya ruang pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat pembentukan nilai, etika, dan integritas.

Ibnu menjelaskan bahwa mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa harus dibekali dengan integritas yang kuat sejak dini. Praktik-praktik kecil yang sering dianggap sepele, seperti plagiarisme, titip absen, hingga manipulasi data penelitian, merupakan bentuk perilaku tidak jujur yang apabila dibiarkan dapat menjadi bibit korupsi di masa depan. Oleh karena itu, budaya kejujuran dan tanggung jawab harus dibangun melalui pembiasaan dalam kehidupan akademik sehari-hari.

Lebih lanjut, Ibnu memaparkan strategi pemberantasan korupsi KPK yang dikenal sebagai Trisula Pemberantasan Korupsi, yaitu Sula Pendidikan, Sula Pencegahan, dan Sula Penindakan. Ketiga pendekatan ini saling melengkapi. Pendidikan menanamkan nilai dan kesadaran antikorupsi, pencegahan memperkuat sistem dan tata kelola agar menutup celah penyimpangan, sementara penindakan menjadi langkah tegas terhadap pelanggaran hukum.

Ibnu menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak dapat hanya bertumpu pada penindakan semata, tetapi harus diimbangi dengan pembentukan budaya integritas yang dimulai dari individu masing-masing. Setiap insan kampus memiliki peran dalam menciptakan ekosistem yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perguruan tinggi semakin memperkuat komitmen dalam membangun budaya antikorupsi serta melahirkan generasi pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai dan karakter.

#peran-serta-masyarakat